6 Sedotan Pengganti Sedotan Plastik

6 Sedotan Pengganti Sedotan Plastik

1. Sedotan Logam

Sedotan logam pengganti sedotan plastik

Pilihan pertama pengganti sedotan plastik adalah sedotan berbahan logam. Sedotan yang terbuat dari aluminium, stainless steel, dan titanium ini dianggap paling ramah lingkungan karena sangat awet dan dapat digunakan berkali-kali. Tampilannya yang elegan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penggunanya sehingga terlihat lebih elegan ketika digunakan. Keuntungan lain dari sedotan ini khususnya untuk sedotan stainless steel adalah sedotan ini tidak melunturkan bisphenol-A (BPA) ke dalam minuman. Penggunaan plastik sebagai wadah atau alat makan bisa mengontaminasi makanan, karena kandungan BPA-nya yang dapat luntur sehingga dapat mempengaruhi kesehatan. Meski demikian, jangan lupa mencuci sedotan logam secara teratur untuk menjaga kebersihan dari kuman.

2. Sedotan Bambu dan Sedotan Rumput

Sedotan alami bahan bambu

Pilihan sedotan berikutnya adalah sedotan klasik berbahan bamboo maupun rumput. Sedotan ini sebenarnya telah banyak digunakan pada jaman dahulu. Masyarakat tradisional Indonesia banyak menggunakan sedotan ini untuk meminum air kelapa, dan lain sebagainya. Bambu merupakan alternatif dari plastik yang bersifat lebih reusable atau dapat dipakai berkali-kali meski tidak se-awet logam. Beberapa keuntungan dari sedotan ini adalah: Aroma bambu juga dapat menambah sensasi saat minum menggunakan sedotan ini. Meskipun tidak sekokoh logam, bambu memiliki bobot yang lebih ringan. Kelemahan dari sedotan ini adalah, pada umumnya sedotan dari bambu tidak memiliki diameter lubang yang cukup lebar sehingga hanya bisa digunakan untuk minuman-minuman yang encer. Daripada logam, untuk membersihkan alat ini akan lebih sulit karena sisa-sisa minuman mudah menyangkut di sela-sela batang bambu.

3. Sedotan Kertas

Sedotan berbahan kertas pegganti plastik

Sebelum sedotan plastik marak digunakan, alat ini telah lebih dulu mendunia dengan bahan dasar kertas. Jadi, penggunaan kertas sebagai bahan dasar alat ini sebenarnya bukanlah hal yang baru lagi. Namun, bukan berarti kita dapat sembarangan menggunakan kertas apapun. Pakailah sedotan kertas yang bisa diurai oleh bakteri alami dengan cepat. Misalnya seperti biodegradable paper straw yang dapat hancur dalam waktu 40-90 hari saja. Sedotan kertas saat ini menjadi alternatif paling populer yang digunakan di sejumlah negara. Selain lebih mudah terurai, desain dari sedotan kertas lebih kece untuk disandingkan dengan berbagai minuman. Bahannya memang didesain tahan air, tapi jangan sampai terendam terlalu lama.

Baca juga:
Burung Kum-kum Putih, pengusik monopoli pala Belanda
Trenggiling, si manis yang bernasib tragis
Menuju Kepunahan Hutan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *