Tarian Tradisional Kalimantan Selatan Yang Mempesona

Tarian Tradisional Kalimantan Selatan Yang Mempesona

Tari Kuda Gepang
Tari ini menceritakan tentang kegagahan pasukan berkuda yang dipimpin oleh seorang raja yang gagah berani dan dengan kegagahannya itu maka tari kuda gepang ini ditarikan dengan enerjik dan bersemangat. Tari ini dulu ditarikan untuk menyambut para raja dan sekarang tari ini ditarikan untuk menyambut para tamu, undangan, pengantin dan pejabat tinggi pemerintahan.

Tari Kuda Gepang
Tari Kuda Gepang
Dok Oleh: Kamera Budaya

Dalam kepercayaan masyarakat Banjar, keturunan dari para penari Kuda Gepang atau penggepangan ini, juga harus menampilkan tari ini pada saat pernikahannya agar rumah tangganya lancar. Tari Kuda Gepang ini sangat mirip dengan salah satu permainan yang ada di pulau Jawa, yakni Kuda Lumping. Namun ada beberapa perbedaan antara tari Kuda Gepang dengan Kuda Lumping. Salah seorang Budayawan Kalsel, Drs Mukhlis Maman mengatakan ada beberapa perbedaan mendasar antara permainan Kuda Lumping dengan tari Kuda Gepang. Antara lain Punggung Kuda Gepang tidak dalam lekukannya, sementara Kuda Lumping lebih dalam. Kuda Lumping dimainkan dengan cara ditunggangi, sementara Kuda Gepang hanya dijepit pada bagian ketiak oleh para penarinya. Kemudian untuk musik penggiringnya, Kuda Gepang selalu diiringi dengan musik gamelan Banjar dan busana yang digunakan adalah pakaian kida-kida.

Baca juga:
Tari Pendet “Bukan Punya Malaysia”
Jaipong Dari Masa Ke Masa

Selain berbeda propertinya, buasana yang digunakan dan musik pengiringnya, ternyata ada hal yang mendasar, yang menjadi perbedaan antara Kuda Lumping dengan Kuda Gepang. Cara menampilkannya, jika Kuda Lumping selalu menampilkan unsur magic, maka Kuda Gepang tidak demikian. Selain itu, penari Kuda Gepang selalu berperan sebagai seorang penari tidak seperti pemain Kuda Lumping yang suka memakan beling dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *