082137355566
info@mepow.net

Warga Jatimulyo Lepasliarkan Gelatik Jawa di Kulonprogo

Kulonprogo, 13 Oktober 2018 – Gelatik Jawa telah ditetapkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi satwa yang dilindungi. Oleh karena itu sejak 2016, Terminal BBM Rewulu PT. Pertamina (Persero) menginisasi Konservasi dan pelestarian burung Gelatik jawa melalui kegiatan penangkaran. Bekerjasama dengan Yayasan Kanopi Indonesia, Masyarakat Pemerhati Burung Jatimulyo (MPBJ), Omah Kopi Sulingan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta, TBBM Rewulu memilih Desa Jatimulyo yang belokasi di kabupaten Kulon Progo untuk melakukan pelepasliaran gelatik jawa. Gelatik jawa dilepaskan bersama-sama warga Jatimulyo yang desanya sudah menjadi Desa Ramah Burung.

“Gelatik jawa dulu keberadaannya sangat banyak di desa ini, sejak tahun 1998 sudah tidak dijumpai lagi. Desa ini juga didominasi kawasan hutan yang ditumbuhi tanaman kopi, kakao, perdu dan jahe-jahean, tanaman ini disukai oleh beraneka jenis burung. Inilah yang menjadi dasar pertimbangan kami memlilih Desa Jatimulyo menjadi lokasi pelepasliaran”,jelas Bambang Soeprijono, Operation Head PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM Rewulu.

Kegiatan pelepasliaran burung ini merupakan proses ¬re-introduksi jenis burung Gelatik jawa di Desa Jatimulyo, sebagai habitat alaminya. Dari hasil kegiatan pelepasliaran Gelatik jawa ini diharapkan dapat mengembalikan keanekaragaman hayati di kawasan Desa Jatimulyo, dan menjadi pendukung kegiatan eduwisata dan ekotourisme yang sedang dikembangkan di wilayah ini.

 Baca juga: 10 satwa langka Indonesia jadi perhatian dunia

Bambang juga menambahkan bahwa TBBM Rewulu akan melakukan kegiatan pelepasliaran untuk beberapa burung yang masih dipersiapkan untuk dilepas. ”Ada 10 burung gelatik yang masih kami konservasi dan kami rawat hingga dinyatakan layak lepasliarkan oleh BKSDA.“ ungkapnya.

Sementara Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam, (BKSDA) DIY menjelaskan bahwa 22 burung gelatik yang dilepasliarkan ini telah memenuhi syarat untuk dilepas kehabitatnya setelah dipersiapkan dan dipastikan kesehatannya oleh dokter hewan. Setelah proses pelepasliaran ini BKSDA juga memantau gelatik selama enam bulan ke depan dengan melibatkan Masyarakat Pemerhati Burung Jatimulyo (MPBJ) yang didampingi oleh Yayasan Kanopi Indonesia.

Dikesempatan yang sama, PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Rewulu juga mendapatkan “Piagam Penghargaan Komitmen Pelestarian Keanekaragaman Hayati”, dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam, D.I. Yogyakarta atas kiprah dan komitmennya dalam kegiatan pelestarian keanekaragaman hayati baik dari penangkaran Rusa Jawa, Konservasi Daerah Aliran Sungai Opak (Hulu, Tengah, dan Hilir), hingga Pelestarian Gelatik Jawa di Provinsi D.I. Yogyakarta.

 

Respond For " Warga Jatimulyo Lepasliarkan Gelatik Jawa di Kulonprogo "

Translate »
Skip to toolbar