Ayam Geprek Makanan Khas Jogja

Ayam Geprek Makanan Khas Jogja

Ayam Geprek meupakan sajian makanan ayam goreng dengan cara digeprek atau ditumbuk dengan ulekan bersama dengan sambel hingga daging menjadi rata. Makanan khas Jogja ini memang sudah dikenal oleh banyak orang. Berbahan dasar ayam goreng baik dengan atau tanpa tepung membuatnya menjadi renyah dengan sensasi yang kuat dari rasa pedasnya. Tentunya makanan ini menjadi primadona bagi para pecinta kuliner pedas.

Kepopuleran ayam sebenarnya bukan hal yang mengherankan. Ayam punya sejarah panjang, setidaknya sejak orang Babilonia mengonsumsi ayam sejak 600 SM. Ayam-ayam itu disebut berasal dari India dan menyebar ke Asia Tenggara, lalu ke seluruh dunia. Dibanding dengan sumber protein lain, harga ayam relatif lebih murah. Meski murah, ayam masih menjadi simbol kemakmuran. Di Indonesia, daging ayam jadi lauk yang cukup mewah. Apalagi jika dibandingkan dengan, katakanlah, tempe atau tahu. Meski begitu, harganya cukup terjangkau, apalagi jika dibandingkan dengan daging sapi dan kambing, atau sesama bangsa unggas lain seperti bebek. Maka sangat wajar bahkan ketika ayam geprek menjadi pencarian populer di Google ditahun 2017. Tidak disangsikan juga karena konsumsi ayam orang Indonesia tergolong tinggi.

Bahkan jika kita cermati, ayam telah menjadi jenis hidangan yang paling mudah ditemui di Indonesia. Restoran, warung, gerobak kaki lima, semua menyajikan menu ayam. Ragam olahan ayam juga tak sulit, hanya membutuhkan waktu sebentar untuk diolah, tidak seperti daging kambing atau sapi. Cukup digoreng sebentar, ayam sudah bisa dinikmati.

Baca juga : Sampah Dan Cara Menanggulanginya

Kembali ke Ayam Geprek, pembeli dapat memesan sendiri tingkat kepedasan ayam geprek ini, misalnya 5 cabe, 7 cabe, 10 cabe atau bahkan lebih. Tetapi biasanyapembeli akan dikenakan biaya tambahan jika cabenya lebih dari 10. Sebagai pengingat anda harus tau level pedas anda sendiri sebelum memesan jumlah cabe sebelum perut anda sakit gara-gara kepedasan. Sebagai pendamping biasanya ayam geprek dilengkapi dengan kobis dan terong goreng.

Baca juga : Snakehead “Sang Pemburu”

Banyak sekali warung ayam geprek yang ada di Jogja, tetapi yang paling terkenal adalah Ayam Geprek Pak Kobis dan Ayam Geprek Bu Rum. Selain rasanya yang enak dan nikmat, harga juga sangat murah bahkan makanan ini terkenal sebagai makanan level mahasiswa karena harganya yang tidak mahal. Cukup dengan menyiapkan uang rata-rata sebesar 8 ribu sampai dengan 15 ribu rupiah Anda sudah bisa mendapat ayam geprek, nasi dan minuman.

2 thoughts on “Ayam Geprek Makanan Khas Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *