082137355566
info@mepow.net

Dassault Rafale, pengganggu dominasi pesawat Amerika dan Rusia

Dassault Rafale merupakan pesawat tempur serbaguna, bermesin dua, dan bersayap delta yang merupakan proyek ambisius Perancis untuk menyaingi pesawat-pesawat Amerika dan Rusia. Pesawat tempur ini dibuat oleh Dassault Aviation. Rafale dirancang untuk jadi pesawat yang dapat berpangkalan di daratan maupun di kapal induk. Program pesawat Dassault Rafale terdiri dari tiga versi pesawat tempur mesin-kembar multi-peran, versi satu-tempat duduk Rafale C, versi dua-tempat duduk Rafale B dan versi AL (kapal induk) adalah Rafale M. Tiga versi pesawat tempur ini dilengkapi dengan mesin, sistem tempur dan navigasi, sistem managemen pesawat dan sistem kontrol penerbangan yang sama. Mereka semua dapat melakukan semua tipe misi dari penyerangan daratan sampai superioritas udara.

Rafale berfiturkan sayap delta dipadukan dengan kanard aktif terintegrasi (dekat-berpasangan) untuk memaksimalkan kemampuan manuver (+9 g atau -3 g) sambil memelihara kestabilan terbang, nilai maksimum 11 g dapat diraih dalam keadaan darurat. Kanard juga mengurangi laju pendaratan hingga 115 knot. Menurut sumber internal (Les essais en vol du Rafale) batas laju terendah adalah 100 kt tetapi 80 kt kadang-kadang diperagakan pada pameran dirgantara oleh pilot untuk mengungkapkan mutu laju rendah pesawat ini. “Batas minimum 15 kt dapat dicapai pada saat simulasi tempur melawan Mirage 2000 oleh seorang pilot agresif.” Pesawat ini dapat dioperasikan dari landas pacu yang hanya berpanjang 400 meter.

Baca juga : F-22 Raptor “Si Raja Udara”

Dari sisi elektronik, pesawat ini dilengkapi sistem Thales RBE2 berjenis passive electronically scanned array (PESA). Alat ini bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap jet tempur lainnya dan dapat mendeteksi secara cepat serta mampu melacak berbagai target dalam pertempuran jarak dekat. Sistem radar juga dilengkapi RBE2 AA, berupa active electronically scanned array (AESA). Alat ini memiliki kemampuan deteksi hingga 200 km. Radar ini diklaim sangat andal dalam mendeteksi lawan dan mengurangi perawatan dibandingkan jenis sebelumnya. Untuk menambah kemampuan supremasi udara, pada pesawat ini juga dipasang sejumlah sistem sensor pasif, yakni sistem optik-elektro berupa Optronique Secteur Frontal (OSF), yang terintegrasi dengan pesawat. OSF ini bisa mendeteksi dan mengidentifikasi target-target udara. Sementara, untuk mendukung penerbangan dipasang modular avionik terintegrasi (IMA), atau biasa dikenal MDPU (data modular processing unit). IMA ini diklaim dapat membantu pilot selama operasi pertempuran berupa data analisis dari seluruh sistem sensor yang terpasang di dalam pesawat.

Kokpit menggunakan kursi pelontar Mark 16F “nol-nol” buatan Martin-Baker, yang mampu digunakan pada laju nol dan ketinggian nol. Kursi ini berkemiringan 29 derajat ke belakang untuk memperbaiki toleransi gaya G. Engsel kanopi dapat membuka ke sisi kanan. Sistem terintegrasi penghasil oksigen disediakan untuk menghilangkan kebutuhan banyak kotak oksigen. Pada kokpit terdapat tampilan atas kepala (Head-Up Display, disingkat HUD), holografis bersudut lebar; dua tampilan serbaguna (Multi-Function Display, disingkat MFD), yang merunduk dan merupakan panel datar berwarna; dan tampilan collimated pusat. Antartindak pilot-dan-tampilan memanfaatkan sentuhan, dalam hal ini pilot menggunakan sarung tangan kulit berlapis sutera. Selain itu, dalam pengembangan sepenuhnya, pilot dilengkapi dengan tampilan melekat kepala (Head-Mounted Display, disingkat HMD). Pilot menerbangkan pesawat ini dengan pengendali tongkat-samping yang terpasang di sisi kanannya dan katup penutup di sisi kanannya. Kokpit Rafale juga direncanakan untuk menyertakan Direct Voice Input (DVI), yang memungkinkan pilot memberikan perintah menggunakan suaranya.

Baca juga : F-35 Lightning II Si Pemangsa Udara

Spesifikasi Umum Dassault Rafale

  • Jumlah Kru : 1–2
  • Tinggi pesawat: 5,34 meter
  • Panjang pesawat : 15,27 meter
  • Rentang sayap pesawat: 10,80 meter
  • Luas sayap pesawat: 45,7 m²
  • Berat maksimum saat lepas landas: 24.500 kg (C/D), 22.200 kg (M)
  • Berat kosong: 9.500 kg (C), 9.770 kg (B), 10.196 kg (M)
  • Mesin: 2 × Snecma M88-2 mesin turbofan
  • Jangkauan: 3.700+ km
  • Radius tempur: 1.852+ km p

Persenjataan dan Avionik

  • Senjata api: 1× 30 mm (1,18 inci) GIAT 30/719B cannon dengan 125 putaran
  • Rudal udara ke udara: MICA IR/EM dan pada masa depan MBDA Meteor
  • Rudal udara ke tanah: MBDA Apache atau SCALP EG atau AM 39 Exocet atau GBU-12 Paveway II atau AASM atau Rudal nuklir ASMP-A
  • Sistem pencarian dan pelacakan infra merah Thales/SAGEM OSF.
  • Radar Thales RBE2 Sistem peperangan elektronik Thales SPECTRA.

Baca juga : AH-1Z Viper, Zulu Cobra sang penyerang

Biaya pembuatan Dassault Rafale

Biaya program pengadaan 294 buah pesawat Rafale pada tahun 2005 adalah sebesar € 33,274 (termasuk rancangan, produksi, dukungan, dll), akan tetapi pada tahun 2010 direvisi menjadi sebesar € 40,690 miliar. Taksiran biaya rata-rata Rafale (untuk semua versi) adalah € 142,3 juta per unit. Menurut Lembaga Audit Perancis, biaya dukungan pada bulan Desember 2004 adalah € 35.000 per jam terbang; sedangkan menurut Kementerian Pertahanan Perancis terdapat penurunan € 10.000 per jam terbang untuk Rafale Air dan € 7.000 untuk Rafale M pada 2010.

Keseluruhan biaya program, pada tahun 2008, adalah sekitar € 39,6 miliar yang berarti senilai € 138,5 juta per pesawat. Harga satuan pesawat Rafale laik terbang pada tahun 2008 adalah € 64 juta untuk versi Angkatan Udara, dan € 70 juta untuk versi Angkatan Laut.

 

Respond For " Dassault Rafale, pengganggu dominasi pesawat Amerika dan Rusia "

Translate »
Skip to toolbar