082137355566
info@mepow.net

Talempong Musiknya Minang

Talempong merupakan alat musik pukul tradisional khas Minangkabau. Bentuknya hampir sama dengan instrumen bonang dalam perangkat gamelan di Pulau Jawa. Alat musik ini umumnya terbuat dari kuningan, namun dahulu sebelum logam alat musik ini terbuat dari kayu dan bahkan batu. Saat ini jenis kuningan lebih banyak digunakan. Alat musik tradisional ini senantiasa hadir dalam setiap upacara adat Minangkabau. Dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan stik (alat pukul berbahan kayu). Kualitasnya bisa diukur dari kadar campuran dari tiga unsur pembentuknya. Semakin banyak unsur tembaga dalam satu buah talempong maka akan semakin baik kualitasnya.

Talempong berbentuk lingkaran dengan diameter 15 sampai 17,5 sentimeter, pada bagian bawahnya berlubang sedangkan pada bagian atasnya terdapat bundaran yang menonjol berdiameter kurang lebih lima sentimeter sebagai tempat untuk dipukul. Alat musik ini memiliki nada yang berbeda-beda. Bunyinya dihasilkan dari sepasang kayu yang dipukulkan pada permukaannya.

Sedangkan Talempong kayu, sebenarnya sama cara memainkannya dengan yang berbahan logam, bahkan Talempong kayu adalah cikal bakal sebelum bahan dari logam. Suaranya sama namun, “rasa” nya akan lebih nikmat di dengar karena aura tradisionalnya sangat kental. Kita masih dapat menjumpai alat musik dari kayu ini disalah satu sudut wilayah Riau, tepatnya di Tanjung Belit, Kampar Kiri Hulu, Kampar.

Baca juga : Jaipong Dari Masa Ke Masa

Memainkan alat musik ini butuh kejelian dimulai dengan tangga nada do dan diakhiri dengan si. Biasanya alunan alat musik ini dibawakan dengan iringan instrumen seperti saluang, gandang, serunai dan instrumen tradisional Minang lainnya. Teknik memainkan alat musik ini ada dua : .

  • Teknik tradisional (interlocking) yaitu dimana seperangkat talempong dimainkan oleh tiga pemain. Masing-masing pemain juga memainkan dua buah talempong yang di pegang dengan tangan kiri yang secara vertikal, atas dan bawah. Kemudian, yang atas di jepit dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, sedangkan yang bawah digantungkan pada jari tengah.
  • Teknik modern, alat musik diletakkan di atas rancakan atau rel kemudian dipukul di atas rancakan yang tersedia.

Alat musik ini sering kali digunakan untuk  pelengkap dalam berbagai upacara adat Minangkabau seperti :

  1. Upacara pengangkatan penghulu,
  2. Upacara perkawinan,
  3. Menaiki rumah baru

Talempong juga umum digunakan untuk mengiringi tarian pertunjukan atau penyambutan, seperti:

  1. Tari piring yang khas,
  2. Tari pasambahan,
  3. Tari galombang,
  4. Menyambut tamu istimewa.

Dalam persebarannya, alat musik tradisional minang ini bahkan sampai di negara tetangga kita Malaysia, tepatnya di Negeri Sembilan. Di Negeri Sembilan Talempong dikenali dengan nama Caklempong. Negeri Sembilan sendiri telah didatangi oleh suku Minangkabau yang bermigrasi dari Sumatera Barat pada abad ke 15 Masehi.

Respond For " Talempong Musiknya Minang "

Translate »
Skip to toolbar