082137355566
info@mepow.net

F-35 Lightning II Si Pemangsa Udara

F-35 Lightning II Si Pemangsa Udara

F-35 adalah pesawat tempur generasi ke 5 yang merupakan produksi kerjasama Lockheed Martin, Northrop Grumman, dan BAE Systems. Pesawat tempur supersonik super canggih ini mempunyai kapabilitas “Stealth”, tidak akan terlihat di radar lawan. Jumlah persenjataan dan amunisi yang bisa dibawanya pun lebih bayak dibanding pesawat-pesawat tempur generasi sebelumnya, seperti F-16 dan F-18. Harga per-unitnya lebih dari US$ 68 juta, atau sekitar Rp 598 Milyar. Segala teknologinya, radar, mesin, persenjataannya, memungkinkan pesawat ini menghabisi pesawat-pesawat tempur musuh, bahkan sebelum pesawat-pesawat itu mampu melihatnya.

Lockheed Martin, yang mengembangkan pesawat ini dengan nama “F-24”, terkejut ketika mengetahui bahwa pesawat ini akan diberi nama “F-35”. Pada 7 Juli 2006, Angkatan Udara Amerika Serikat secara resmi mengumumkan nama F-35, yaitu Lighting II. Nama ini juga dipakai untuk mengenang pesawat sebelumnya, yaitu P-38 Lightning dan English Electric Lightning. Nama lain yang sempat dipikirkan adalah KestrelPhoenixPiasaBlack Mamba, dan Spitfire IILighting II juga sempat menjadi nama untuk F-22 Raptor.

Baca juga : F-22 Raptor “Si Raja Udara”

Spesifikasi

Ciri-ciri umum

  • Kru: 1
  • Panjang: 51.4 ft (15.67 m)
  • Rentang sayap: 35 ft (10.7 m)
  • Tinggi: 14.2 ft (4.33 m)
  • Luas sayap: 460 ft², (42.7 m²)
  • Berat kosong: 29,300 lb (13,300 kg)
  • Berat isi: 44,400 lb (20,100 kg)
  • Berat maksimum saat lepas landas: 70,000 lb (31,800 kg)
  • Mesin: 1 × Pratt & Whitney F135 afterburning turbofan
    • Dorongan kering: 28,000 lbf (125 kN)
    • Dorongan dengan pembakar lanjut: 43,000 lbf (191 kN)
  • Internal fuel:18,480 lb (8,382 kg)

Kinerja

  • Laju maksimum: Mach 1.67 (1,283 mph, 2,065 km/h)
  • Jangkauan: 1,200 nmi (2,220 km) on internal fuel
  • Radius tempur: 610 nmi (1,110 km) on internal fuel
  • Langit-langit batas: 60,000 ft (18,288 m)
  • Laju tanjak: classified (not publicly available)
  • Beban sayap: 91.4 lb/ft² (446 kg/m²)
  • Dorongan/berat:
    • With full fuel:0.84;
    • With 50% fuel:1.04 B:
  • g-Limits: 9 g

Persenjataan

  • Senjata api: 1 × GAU-22/A 25 mm (0.984 in) cannon  internally with 180 rounds group=”nb”>fitted as an external pod with 220 rounds in the F-35B and F-35C
  • Titik keras: 6× external pylons on wings dengan kapasitas 15,000 lb (6,800 kg) and 2× internal bays with 2 pylons each for a total weapons payload of 18,000 lb dengan izin untuk mengangkut:
    • Rudal:
      • Air-to-air: AIM-120 AMRAAM, AIM-132 ASRAAM, AIM-9X Sidewinder
      • Air-to-ground: AGM-154 JSOW, AGM-158 JASSM
    • Bom:
      • Mark 84, Mark 83 and Mark 82 GP bombs
      • Mk.20 Rockeye II cluster bomb
      • Wind Corrected Munitions Dispenser capable
      • Paveway-series laser-guided bombs
      • Small Diameter Bomb (SDB)
      • JDAM-series
      • A future nuclear weapon

Baca juga : “Curug Orok” Pesona Kesejukan Garut

Melihat spesifikasi yang luar biasa pada pesawat ini, kira-kira kapan Indonesia punya yah? Tapi terlepas dari spesifikasi yang luar biasa ini, F-35 ternyata mempunya beberapa kelemahan, diantaranya adalah pesawat ini miskin manuver yang membuatnya rentan dalam serangan dogfights, kapasitas muatan internal kecil, jangkauan operasional pendek dan masih ketergantungan pada teknologi siluman untuk survivability. Terlepas dari berbagai kelemahan itu, pesawat ini tetap ditakuti dan menjadi salah satu alat tempur udara paling mematikan di dunia.

Respond For " F-35 Lightning II Si Pemangsa Udara "

Translate »
Skip to toolbar